Selasa, 20 Juni 2017

TUGAS 3

1.      Macam-macam Tenses


  • Simple present tense


suatu bentuk kata kerja untuk menyatakan fakta, kebiasaan, atau kejadian yang terjadi pada saat ini. Bentuk kata kerja ini paling sering digunakan dalam bahasa Inggris.

Rumus : S + V-1


  • Simple past tense


suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau.

Rumus : S + V-2


  • Past continuous tense

suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau. Aksi tersebut telah dimulai tapi belum selesai pada saat itu.
Rumus : S + was/were + present participle/V-ing

·         Simple future tense
suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi terjadi dimasa depan, secara spontan atau terencana.
Rumus : S + will + bare infinitive / S + be (is/am/are) + going to + bare infinitive)


  • Past Perfect Tense


suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi telah selesai pada suatu titik di masa lalu sebelum aksi lainnya terjadi.

Rumus : S + had + past participle/V-3


2.      Active /  Passive


  • Active

kalimat yang subject-nya berbuat sesuatau atau melakukan suatu pekerjaan. Dalam bahasa indonesia ciri-ciri kalimat aktif adalah kata kerjanya selalu berawalan “me-“ dan beberapa lagi memiliki awalan “ber-“. Pada kalimat aktif (active voice) ini, kita cukup menggunakan bentuk dasar dari kata kerja (verbs) dalam penyusunan kalimatnya.
Rumus : S + V (kata kerja yang disesuaikan dengan tenses-nya) + O

  • Passive

konstruksi tatabahasa (secara khusus, specifically, a “voice”). Kata atau frasakata benda yang akan menjadi obyek dari kalimat aktif,  muncul sebagai subjek kalimat dengansuara pasif. Dalam bahasa Indonesia kalimat pasif biasanya diikuti prefix berupa di– atau ter–. Contohnya kalau kalimat aktifnya menginjak maka kalimat pasifnya menjadi dipukul atau terpikul.
Rumus : S + be + past participle + (by agent)   *by agent: pelaku dari tindakan

3.      Degree of comparison

bentuk adjective atau adverb yang menyatakan perbandingan. Ada tiga degree of comparison, yaitu: positive, comparative, dan superlative degree.

  • Positive degree

adjective (kata sifat) atau adverb (kata keterangan) dalam bentuk sederhana.
Contoh Positive Degree:
adjective: beautiful, difficult, easy, much, tired
adverb: carefully, fast, gently, much, quickly


  • Comparative


suatu nama yang diberikan untuk grammar yang digunakan untuk membandingkan dua orang, binatang, benda, atau hal. Comparative merupakan the second/middle degree of comparison (derajat perbandingan tingkat kedua) pada adjective dan adverb.


  • Superlative


nama yang diberikan untuk grammar yang digunakan untuk membandingkan tiga atau lebih orang, benda, atau hal. Superlative merupakan the third degree of comparison (derajat perbandingan tingkat ketiga) pada adjective dan adverb.

4.      Direct speech - indirect speech


  • Direct speech


cara untuk melaporkan apa yang orang telah katakan atau tulis, berupa pernyataan, pertanyaan, atau ucapan lainnya, dengan mengutip persis perkataannya. Direct speech dilingkupi quotation marks (” “). Selain itu, attribution (asked, says, said, yelled, shouted, replied, ordered) sering juga menyertai direct speech.

Secara umum direct speech dapat diubah menjadi indirect speech dengan menghilangkan quotation marks dan capital letter (huruf awal pada kata di dalam quotation marks yang dihilangkan),  menambahkan kata that/whether/if, menyesuaikan pronoun, verb, dan/atau time reference.


  • Indirect speech


suatu cara mengungkapkan apa yang orang lain (speaker)  telah katakan secara langsung (direct/quoted speech) berupa pernyataan, pertanyaan, atau ucapan lainnya dengan mengubah format pembicaraan tersebut sehingga menjadi lebih jelas, alami, dan efisien bagi pendengarnya.

Direct speech yang diubah menjadi reported speech tersebut dapat berupa statement (pernyataan), imperative [command (perintah), invitation (undangan), request (permintaan)], yes/no question (pertanyaan), maupun information question (pertanyaan akan informasi).
Pada dasarnya, direct speech diubah menjadi reported speech dengan menghilangkan tanda baca kutip, menghilangkan huruf kapital didalam kalimat,  menambahkan that (optional), mengubah pronoun (menjadi orang ketiga), memodifikasi verb, mengoreksi time reference (waktu yang disebutkan dalam pembicaraan) dan/atau menambahkan whether atau if . Berikut adalah beberapa penjelasannya .

5.      If Clause

If Clause merupakan kalimat pengandaian. Conditional Sentence (if clause) adalah kalimat majemuk yang terdiri dari Subordinate Clause (depent clause) yang diawali dengan subordinate conjunction if beru[a condition (syarat) dan main clause (independent clause) berupa result/consequence (hasil). If Clause (conditional sentence) dibagi menjadi 3 Tipe, yaitu :

  • Type 1


Pengandaian yang situasinya benar-benar terjadi di masa sekarang, Ketika kita akan membuat pengandaian tentang suatu hal yang bena-benar terjadi di masa sekarang, kita dapat menggunakan pola kalimat pertama untuk pengandaian tersebut. Formulanya adalah:
If + Subject + Verb 1 + Object, Subject + will/can + Verb 1 + Object


  • Type 2


Pengandaian yang situasinya berlawanan dengan kenyataan di masa sekarang, Jika pengandaian yang ditulis adalah sesuatu yang bertentangan di masa yang sekarang, gunakanlah kalimat pengandaian tipe yang kedua ini. Formulanya adalah:
If + Subject + Verb 2 + Object, Subject + would/could +Verb 1 + Object


  • Type 3

                                                                                                                                                               
Pengandaian yang situasinya berlawanan dengan kenyataan di masa lampau, Jika kalimat pengandaian yang akan kita buat adalah sesuatu yang bertentangan di masa lampau, gunakan lah tipe yang terakhir ini. Formulanya adalah:
Subject + Had + Verb 3 + Object, Subject + would have + Verb 3 + Object

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com